senyum menghadirkan ketenangan
tawa menghadirkan kegembiraan
kasih sayang menghadirkan pengertian
cinta menghadirkan segalanya
Perjalanan demi perjalanan kulewati .berbagai rintangan aku hadapi. Tak ada kata jera dan lelah tuk aku menjalani semua.
Minggu, 14 Februari 2010
JANTUNG HATI KU
karena ini engkau kunamakan si jantung hati
memompa lembut seperti angin memijat langit
berdenyut lincah seperti buih yg terus berkelit
dan darah cinta adl udara
dengan roh rindu yg menumpang lewat di dada
memompa lembut seperti angin memijat langit
berdenyut lincah seperti buih yg terus berkelit
dan darah cinta adl udara
dengan roh rindu yg menumpang lewat di dada
MAU BILANG LAGI NGAPA?
Mo blg kngn, diblng sok dekat.
Mo bilang sayang, takut dianggap gk taw malu.
Mo bilang…CINTA, Tkt dh ada yg poenya.
Terpaksa dech cm bs bilang lg ngapa?
Mo bilang sayang, takut dianggap gk taw malu.
Mo bilang…CINTA, Tkt dh ada yg poenya.
Terpaksa dech cm bs bilang lg ngapa?
BUMI CANTIK DAN INDAH karna MU
Orang bilang bulan itu indah…
tapi aku bilang tidak.
Orang bilang planet venus itu cantik…
tapi menurut aku tidak.
Aku bilang bumi itu indah dan cantik…karena ada kamu.
tapi aku bilang tidak.
Orang bilang planet venus itu cantik…
tapi menurut aku tidak.
Aku bilang bumi itu indah dan cantik…karena ada kamu.
AKU GAK INGIN JANJI TAPI INGIN BUKTI
Buktiin kamu bakal selalu bersamaku
Ga usah janjiin BINTANG dan BULAN untuk aku,
cukup BUKTIIN kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya.
Ga usah janjiin BINTANG dan BULAN untuk aku,
cukup BUKTIIN kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya.
Jumat, 12 Februari 2010
FEBRUARI KELABU
Merenung seorang diri.diam tanpoa kata.
tak satupun swara menyapa ku.
sepi sunyi tak ada suara,
lamunan kan temana kesendirian
menanti datangnya kekasih pujaan hati,
merenung sendiri terbalut sepi
tak satupun swara menyapa ku.
sepi sunyi tak ada suara,
lamunan kan temana kesendirian
menanti datangnya kekasih pujaan hati,
merenung sendiri terbalut sepi
Selasa, 02 Februari 2010
RELLA
Tak ubah berbunga lara
Rendahya pandangamu,
Padaku yang amat memerluka.
Kegaersangan sekeping hati,
Mengharapkan setitis embun
Agar basah rindu ini..
Aku yang terdiam sejak mula lagi.
Puas ku merintis
Puas ku berduka.
Tuhan yang mampu berserah
Beserta doa harapan .,
Ubahlah haluan hidup ini..
Demi CINTA yang menyala
Kurela menggenggam bara api.
Demi kasih yang mengharu,
Sungguh aku RELA..
Biyarpun pada pandangan
Seperti bunga yang layu terbuang.,
Namun kau pasti tahu,
Semua karna……?
Karna aku masih lagi
Setiya padamu.
Biyar ku menangis seumpama pengemis.
Rendahya pandangamu,
Padaku yang amat memerluka.
Kegaersangan sekeping hati,
Mengharapkan setitis embun
Agar basah rindu ini..
Aku yang terdiam sejak mula lagi.
Puas ku merintis
Puas ku berduka.
Tuhan yang mampu berserah
Beserta doa harapan .,
Ubahlah haluan hidup ini..
Demi CINTA yang menyala
Kurela menggenggam bara api.
Demi kasih yang mengharu,
Sungguh aku RELA..
Biyarpun pada pandangan
Seperti bunga yang layu terbuang.,
Namun kau pasti tahu,
Semua karna……?
Karna aku masih lagi
Setiya padamu.
Biyar ku menangis seumpama pengemis.
Langganan:
Postingan (Atom)